Jumat, 18 Juli 2014

Merawat Lolohan Burung Trucukan

PERAWATAN BURUNG LOLOHAN





Bagi kawan-kawan penghobi burung kicauan,dalam memilihbakalan burung sejak usia masih lolohan berikut kami memberikan tips-tips yang mungkin berguna dan dapat menjadi panduan bagi kita sesama penghobi burung kicauan.memang harga burung bakalan yang masih muda/lolohan biasanya lebih mahal ketimbang bakalan yang sudah ber_umur.
  • Hal pertama dalam memilih burung yang masih lolohan, burung terlihat sehat dan tidak cacad.
  • anda amati ketika mulut-nya terbuka terlihat lebih lebar
  • Postur tubuh terlihat lebih besar/bongsor
  • Ketika berbunyi"Ciitt" terdengar lebih nyaring jika di loloh
  • Rongga mulut terlihat lebih merah
  • mata tidak sayu atau seperti mengantuk
  • aktiv minta loloh dengan suara nyaring
  • carilah anakan minimalnya sudah ada bulunya
  • untk perbedaan jantan dan betina buiasanya jantan dominan bertubuh besar
sangat di sarankan dalam memilih bakalan ketika masih lolohan,sebaiknya mesti ada burung Pembanding lainnya.
Cara perawatan

Merawat anak burung, khususnya yang masih berusia piyikan bersama sarangnya, butuh penanganan serius, termasuk cara penanganan, pakan, dan peralatan yang digunakan. Bagi kicaumania yang memiliki brooder atau inkubator, tentu lebih mudah dalam merawat piyikan. Bagaimana jika Anda tidak memiliki inkubator?
Untuk piyikan yang masih berada dalam sarang, maka untuk mengganti kehangatan tubuh induknya, Anda bisa menggunakan lampu yang diarahkan ke sarang. Suhu ideal untuk menghangatkan tubuh piyikan adalah 37 – 38 °C . Untuk mengetahui berapa suhu di sekitar sarang, Anda bisa menggunakan thermometer. Kelembaban diatur sekitar 60 – 70% agar burung tak keluar dari sarangnya. Untuk menjaga kelembaban, Anda bisa menggunakan lap atau handuk yang lembab.

Jika burung yang dirawat sudah berusia 2  minggu lebih, dan sudah bisa bertengger, Anda bisa menaruhnya dalam sangkar yang bagian alasnya ditutupi kertas koran, agar kaki anakan burung ini tidak terjebak di dasar jeruji. Sedangkan bagian atas sangkar bisa dilengkapi lampu bohlam sebesar 5 watt untuk menghangatkan mereka.

Pakan yang diberikan
Selama masa pelolohan, perawatan rutin disertai kesabaran menjadi modal awal dalam menangani anakan atau piyikan. Sebab dalam beberapa menit sekali mereka akan merasa lapar, dan langsung mencari perhatian kita dengan berteriak atau merengek minta pakan.

Pakan yang diberikan tergantung dari jenis burungnya. Jangan sampai burung pemakan serangga diberikan  biji-bijian, atau sebaliknya.

a. Pemberian pakan kepada anak burung umur < 1 minggu
Untuk piyikan yang masih berusia dibawah 1 minggu, pakan yang diberikan cukup kroto dan bagian perut dari jangkrik kecil (kepala dan kaki dipotong). Sebelum diberikan, pakan dicelupkan dulu dalam air bersih. Setelah itu bisa diberikan kepada piyikan menggunakan sumpit.

Cara pemberian juga bisa menggunakan sendok kecil, kemudian ditempelkan ke mulutnya. Jangan langsung dimasukkan ke rongga mulutnya, karena bisa melukai piyikan. Begitu pakan ditempelkan ke mulutnya, piyikan otomatis akan menaikkan lehernya dan menelan pakan yang Anda sodorkan. Bisa juga menggunakan metode handfeeding,
b. Pemberian pakan kepada anak burung umur > 1 minggu
Setelah anakan berusia di atas 1  minggu, pemberian pakan bisa ditingkatkan dengan menambahkan makanan kering atau voer burung. Pilihlah voer halus / lembut yang terlebih dulu dibasahi  air dan diaduk hingga merata.
Jika menggunakan voer kasar, maka air yang digunakan harus panas agar voer lebih cepat mengembang dan  mudah diaduk hingga merata. Setelah itu didinginkan. Adonan bisa dicampur dengan multivitamin ,sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Adonan ini akan menjadi bahan dasar yang bisa dicampur dengan bahan pakan lainnya termasuk serangga, sesuai dengan umur burung. Berikut ini beberapa panduan dalam pemberian pakan kepada anak burung yang berusia di atas 1 minggu :

Anakan umur 1 – 2 minggu
Tambahkan kroto dan / atau perut jangkrik ke dalam adonan yang sudah dibuat. Usahakan adonan jangan terlalu kental, agar anakan burung mudah menelannya. Dalam hal ini, porsi air lebih banyak daripada voer yang digunakan.

Anakan umur 15 – 24 hari
Adonan voer dibuat lebih kental, di mana porsi voer lebih banyak daripada air. Agar kondisi anak burung selalu fit dan pertumbuhannya cepat
Adonan kental ini bisa langsung diberikan kepada burung. Boleh juga (bahkan lebih baik) ditambahkan kroto secukupnya. Jika burung doyan menyantap adonan tersebut, tambahkan pula perut jangkrik untuk menambah kekuatannya.

Anakan umur 25 – 30 hari
Setelah burung berusia 25 – 30 hari, mereka sudah mampu mengambil pakan sendiri. Jadi, Anda sudah bisa memberikan pakan kering, berupa voer kasar maupun voer lembut. Pada usia ini pula, burung sudah bisa menggunakan sangkar harian dan tidak perlu lagi menggunakan inkubator, brooder, atau sangkar yang dilengkapi lampu penghangat.

Waktunya  pemasteran 

Pada saat masih piyikan, Anda sudah bisa memaster mereka dengan suara burung lain, baik melalui suara burung masteran yang dipelihara di rumah, atau melalui audio CD dan MP3 Player.
Pemasteran bisa dilakukan setelah Anda memberi makan burung atau ketika burung sedang istirahat / tidur (di luar waktu malam). Sebab, berdasarkan hasil penelitian, burung muda yang dalam keadaan tidur di  siang hari justru mampu mempelajari suara indukan atau suara lain dengan cepat.
Untuk pemasteran menggunakan burung master, Anda tinggal menggantung burung master di dekat kandang / sangkar anakan. Sedangkan pemasteran menggunakan audio CD, MP3 Player, dan handphone bisa dilakukan dengan memutarkan file memiliki suara jernih, lalu diputarkan di dekat mereka dengan volume sedang.
Lakukan pemasteran tersebut secara rutin setiap hari agar hasilnya lebih akurat dan burung cepat menguasai setiap jenis suara yang didengarnya.
Setelah burung berganti bulu atau mabung pertama, mereka akan mempelajari kicauan yang sudah dihafalkannya dengan suara yang halus (istilah popularnya ngeriwik). Kelak, setelah dewasa, dia sudah hafal dengan suara isian tersebut, dan akan selalu menggunakan lagunya untuk menunjukkan wilayah kekuasaan / teritorial, serta untuk menarik perhatian burung betina. Dalam konteks lomba, dia akan bertarung habis-habisan dengan burung lain, dengan cara mengeluarkan seluruh lagu terbaiknya.

Semoga bermanfaat.




Gabung juga untuk informasi lebih
Komunitas Pecinta Burung Trucukan

Obat sakit pada perut burung

Ragam penyakit perut dan solusinya

Oleh Fathoni Aan 
BEBERAPA RAGAM PENYAKIT PERUT DAN PENANGANANYA
Cacingan
Cacingan ADALAH penyakit yang menyerang saluran pencemaan dan hati.  ciri-ciri serangan penyakit cacingan yang dapat dilihat adalah burung kurang bergairah, terlihat ngantukan, lemah, nafsu makan berkurang, bulu tidak teratur, kotoran berbentuk cair, dan berat badan burung menurun.
 Pencegahan terhadap serangan penyakit cacingan dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar, tempat pakan, dan tempat minum. Oleh karena itu, sangkar, tempat pakan, dan tempat minum harus selalu dikontrol dan dibersihkan dan segala macam kotoran agar tidak menjadi sarang cacing.
pengobatan dengan obat cacing

Mencret (copas dari google)
Penyakit mencret yang sering menyerang burung ada dua macam. Mencret yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pencemaan dan mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan. Tanda-tanda penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri adalah kotoran berbentuk cair, berwama keruh, berbau busuk, aktivitas (gerak) burung menurun, dan burung tidak memiliki nafsu makan.

Sedangkan tanda-tanda mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan adalah kotoran berbentuk cair, berwama bening dan terdapat sedikit gumpalan, tidak begitu berbau busuk, nafsu makan masih tinggi, dan aktivitas burung masih cukup tinggi. Sayuran atau EF serta buah-buahan yang kotor (tidak dicuci) dan masih mengandung residu obat pembasmi serangga (pestisida) dapat meyebabkan keracunan bagi burung.

Penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri bersifat menular, sedangkan penyakit mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan tidak menular. Penularan dapat melalui tempat makan, minuman, maupun kotoran burung yang menderita penyakit tersebut. Oleh karena itu, burung yang terserang penyakit mencret harus segera dikarantina agar tidak menular pada burung-burung yang lain.

Berak berkapur
yaitu dengan sering menjaga kebersihan dan menganti semua voer dengan voer yang baru dan untuk setiap hari air minum di ganti dengan yang baru

pengobatan dapat di gunakan anti biotik sesuai takaran(minimal 3 hari pemberian) karena anti biotik

Sembelit atau susah berak 
beri pepaya dan semantara ef porsinya di stop atau di kurangi terutama ulatnya, voer baiknya di stop dahulu.

Panas dalam 
ditandai dengan banyak minum dan mandi serta kotoran cair dan badan terasa sangat panas, solusinya beri gambas (onyong), tomat, pepaya, dan yang paling ampuh adalah mentimun.

semua penyakit di atas bisa di atasi da di cegah dengan pemnerian madu yang rutin secara berkala.
untuk itu manfaat madu dibahas di file lainnya!

Gabung di komunitas kami untuk informasi lebih lanjut........
klik "gabung ke komunitas kami"

Membuat Burung Trucukan Ombyokan menjadi Jawara

Melatih kedekatan antara tr dengan pemilik

Melatih kedekatan antara tr dengan pemilik yaitu dengan trik berikut, yaitu mengondisikan burung agar merasa dekat dengan perawat atau pemiliknya,

guna; mempercepat ropel, jinak dan merangsang buka sayap(ngaruda)


1. kosongkan voer dan buah mulai pengembunan sampai jam 9 pagi,
2. jam 9 pagi beri voer dan buah sampai jam 1 siang
3. jam 1 siang cabut/ambil voer dan buah dari sangkar
4. jam 4 sore masukan kembali voer dan buah.

Nb; sebelum memasukan makanan lebih baik dan dianjurkan diberi ef 1-3 ekor jangkrik atau ulat,
- air minum tidak di keluarkan

hal ini terus di lakukan sampai beberapa bulan kedepan tr capat untuk ngaruda di karenakan ia titikberatnya ketika ia merasa lapar kita beri makan dan terus menerus di lakukan maka burung akan merasa nyaman bahwa manusia bukan ancaman! dan merasa tergantung dengan keberadaan manusia.


sekian dan terima kasih

gabung Via ONLINE
"Gabung" disini

Melatih Mental Burung

Trik Melatih Mental

Oleh Fathoni Aan 
berikut adalah cara melatih mental burung trucukan

1. penjemuran di lantai! minimal 1 jam sehari. untuk hasil yang maksimal penjemuran dilakukan ditempat yang sering dilalui orang.
2. gantang di tempat ramai! untuk hasil maksimal gantang di pinggir jalan atau temmpat yang ramai.
3. mengajak jalan-jalan tanpa krodang, cara ini yaitu dengan membawa jalan jalan maik motor burung. #ini_yang _paling_ampuh. Lalu lalang kendaraan dan terpaan angin dapat membuat tr memiliki kebranian dan mental yang tangguh, selain itu juga melatih daya cengkram burung.
4. perawatan yang instensif(ef wajib jalan!) agar birahinya tetap berkobar
5. memperlihatkan burung sejenis di tempat(biasa mengantang) # jantan vs jantan
6. rajin pindah tempat gantangan saat di rumah!

sekian dan terima kasih!
untuk informasi lebih lanjut
klik.........>>>>>>
"Gabung"

Mengatasi Kaki Burung Kesleo, Pincang, Terkilir

Nama Tanaman : Patah Tulang
Bentuk : Tabung tidak berdaun dan tidak berduri
Warna : Hijau

Hasil gambar untuk tanaman patah tulang

cara penggunaannya : 
patahkan batang, lalu teteskan getahnya pada kaki burung.

#peringatan
jangan sampai terkena mata sebab beracun dan dapat menyebabkan pandangan kabur dan iritasi, apabila ada alergi terhadap sesuatu bisa mengakibatkan kebutaan (jarang terjadi).

untuk informasi lebih lanjut silahkan gabung via ONLINE

klik disini untuk Daftar
"Gabung Gratis"

Trik Melatih Burung Trucukan Ngaruda

TENTANG TRUCUKAN NGGARUDA

Trucukan yang mengembangkan kedua sayapnya keatas adalah istilah dari nggaruda.  Sebenarnya bentuk dan karakter nggaruda pada trucukan merupakan cara tr menjaga daerah teritorialnya. Hampir semua jenis trucukan yang punya mental  baik dan berusia dewasa akan memiliki gaya NGARUDA.

Cara membuat tr anda bisa nggaruda, adalah melatih mentalnya agar memiliki sifat teritorial terhadap lingkungan. 

cara 1.
sering-seringlah menempelkan sangkar dengan berisi burung lain ke sangkar trucukan selama beberapa menit. kemudian jauhkan lagi beberapa menit dan lalu ditempelkan lagi.
Lakukan hal ini secara rutin, agar hasilnya maksimal.

cara 2. 
adalah memancing agar menunjukan kekuasaanya dengan cara sering menjemur dibawah dan tebar beberapa milet, bila ada burung lain datang(burung greja) biasanya ia akan menunjukan daerah kekuasaanya.

cara 3. 
dengan membuat tr nyaman dengan kita serta lingkungan dan sebisa mungkin kita berinteraksi dengan tr tiap hari, dari menganti air minum tiap hari, memberi ef dan menjemur. dan gantang dekat pintu masuk. ketika sudah waktunya pasti tr ngaruda. dengan di tandai apa bila ada orang atau kita lewat langsung buka sayap.


untuk informasi lebih lanjut silahkan Klik>>>>>>.....

Mengatasi Ekor Mudah Rusak

Ekor burung mudah rusak banyak penyebebnya dari faktor internal dan eksternal. salah satu dari eksternal adalah tingkah atau kelakuan burung yang membuat bulu burung mudah patah yang diawali dari tertekuk pada batangan bulu dan akhirnya patah,
Yang kedua yaitu faktor internal yaitu buruknya gizi yang diberikan untuk burung tr. salahsatu penyebab adalah makanan yang rendah gizi atau perawatan tanpa/lepas ef atau buah dan hanya disediakan air dan voer, yang kedua adalah penyakit pada sistem pencernaan yang tidak bisa mncerna dan menyerap nutrisi denga baik. salah satu penyebabnya adalah bakteri, virus dan cacing yang hidup karena kebersihan yang tidak terjamin.
cara mengatasi adalah

1. faktor internal

a. apabla cacingan bisa segera diberi obat cacing yang terlebih dahulu dburung dibuat puasa setengah hari, lalu beri obat. setelah 30-1 jam beri voer yang sifatnya tidak mudah dicerna langsung atau dimakan cacing dan sangat efektif mematikan cacing.
b. bakteri atau virus yaitu dengan menjaga kesehatan burung dengan perilaku hidup bersih salahsatunya adalah jangan telat membersihkan tempat kotoran burung, menganti air minum tiap hari dan menganti voer lama dengan yang baru tiap minimalnya 1 minggu sekali agar bibit peyakit tidak masuk kedalam tubuh apabila berlanjut bisa gunakan antibiotik selama 3 hari atau sesuai aturan. anti biotik bisa diberikan 1/5 pil.
c. birahi yang terlalu tinggi, kalau tidak ada adanya kutu maka bisa jadi birahi yang terlalu tinggi. untuk menyetabilkan dengan rajin di mandikan, beri onyong(gambas) dan mentimun(baiknya dipertemukan burung lawan janis). pada birahi tinggi sering kali mematahnak bulu atau mencabut bulu sebagai pelampiasan birahi yang berkobar.

2. faktor eksternal
a. giras penyebab bulu burung mudah patah, cara menangan dengan penjinakan ekstra terhadap burung, cara penjinakan silahkan lihat didokumen
b. kandang, usahakan kandang diberikan ukurann yang lebar minimalnnya 35cm.35cm.35cm. hal penyebab lain adalah cacing atau jeleknya nutrisi yang diterima tubuh burung, jadi basmi dulu faktor internya!
itulah sedikit cara mengatasi bulu burung yang mudah patah, hal ini banyak disebabkan oleh faktor internal burung. pada dasarnya walau burung segiras apapun bulu burung tidak mudak patah , jadi waspadai mikroorganisme yang mungkin hidup di tubuh burung.
c. kutu, apabila terlihat suka mengeruk-garuk ekor dan terlihat ada kutu maka perlu basmi dengan rebusan air sirih atau sampo khusus burung(cek dokumen untuk info lebih lanjut).
sekian dan trima kasih



silahkan gabung di Komunitas Pecinta Burung Trucukan
untuk shering lebih Lengkap
via Facebook
dengan klik
"Gabung Disini"

Shering Burung Cucak-cucakan, trucukan, cucak seputar panduan perawatan burung trucukan Lengkap,

silahkan gabung di Komunitas Pecinta Burung Trucukan
bagi penguna Facebook silahkan gabung

dapatkan berbagai informasi lengkap seputar keistimewaan gaya bersuara burung trucukan, rahasia pemilihan burung, rahasia burung jawara, tips membuat burung cepat gacor dan lain lain

silahkan klik

Gabung disini  "VIA FACEBOOK"

Gratis.............!!!!!